Siapa yang bisa menerka apa yang akan terjadi didepan sana??
Siapa yang akan mengira, seseorang yang kita anggap teman ternyata hanyalah seorang penipu??
Inilah cobaan yang harus kulalui..Aku percaya disetiap masalah pasti ada hikmah yang bisa dipetik. Semoga aku bisa menyelesaikan dengan jalan yang terbaik dan semoga ada kebaikan yang menunggu didepan sana
Mohon doa untuk semua.
Selengkapnya...
Jumat, 09 Januari 2009
Ketika ombak besar menerjang...
Rabu, 07 Januari 2009
catatan kecil akhir tahun..
25 December 2008
Subuh, pukul 4.00 aku sudah bangun dan bersiap buat perjalanan pulang kampung!! Tepat jam 5 subuh, supir bajaj yang keliatannya masih mengantuk mengantar ku sampai stasiun Gambir buat mengejar damri airport pukul 6pagi, secara pesawat Batavia yang akan membawaku menuju Lampung take off pukul 07.15.
Masih sempat beli donat pesanan Alex setibanya di Gambir. Udara masih sangat dingin, tanpa memperdulikan cowok botak disampingku, aku mulai menghidupkan mp5 dan tertidur sebentar. Ternyata hanya perlu waktu kurang dari satu jam untuk sampai dibandara, setengah tujuh aku sudah mulai ngantri cek in. diruang tunggu bandara aku sempat melanjutkan tidur pendekku (busyet dah….mata rasanya beraaat banget!!). Pesawat delayed setengah,jam pukul 8 lewat baru take off dan mendarat dengan sempurna di bandara raden intan, Lampung tepat pukul 08.30.
Alex, sudah menunggu didepan pintu keluar sambil sedikit berkomentar tentang keterlambatan pesawatku, maklum saja sebelumnya aku gak sempet jelasin ke dia detail pesawat apa yang aku tumpangi…ditambah hp ku hanya bisa satu arah saja alias diblokir..hehehe penyakit bulanan kambuh – males bayar tagihan hp !!
Perjalanan dari bandara ke rumah ku memakan waktu kurang lebih 1jam perjalanan ( dengan rata-rata kecepatan motor 80 km/jam). Alhamdulillah sampai dirumah dengan selamat jam setengah 10. belum juga hilang jet leg ku, orang2 rumah sudah menyuruhku bersiap-siap untuk pergi menuju Liwa dalam rangka memperingati hari anak sedunia..upss…salah!! maksudnya buat menghadiri perkawinan sepupu ku yang menikah di Liwa. Aku sudah membayangkan perjalanan panjang yang akan kuhadapi – 7 jam cuy!! –
Dari gak punya cowok sampai sekarang sudah gonta ganti cowok – hehe penting ga seh!! – ini kali pertama aku mengunjungi Liwa, rumah adik dari Papa. Satu tempat dikawasan Lampung Barat yang terelatak di daerah pegunungan dan masih asri ( dalam artian harfiah – masih hutan ). Medannya tak jauh beda dengan daerah dataran2 tinggi lainnya, seperti puncak atau ciwidey misalnya. Jalan berkelok, menanjak dengan di himpit antara tebing yang rawan longsor apalagi dimusim penghujan ini dan jurang yang curam. Apv merah kami pun berjalan dengan sangat hati2. Selepas daerah Kota bumi, pemandangan kirikanan jalan hanyalah hutan diselingi sekumpulan rumah panggung khas lampung kemudian hutan lagi, kebun-kebun sayur, hamparan pohon pinus. Itulah yang menjadi pemandangan sepanjang jalan. Sayangnya cuaca membuatku tak bisa menikmatinya, dah gitu batere kamera low bath lagih..huh!!.Udara pegunungan yang dingin ditambah hujan rintik membuat ku berkali2 tertidur. Jalan yang banyak rusak benar2 tidak mendukung acara tidur yang ada badan pegel semua. Akhirnya, kami tiba kampung Tanjung kelana dimana rumah pamanku berada. Satu tenda biru masih terpsang didepan rumah panggung itu. Ketika kami tiba acara sudah selesai, hanya tinggal kerabat2 yang masih berkumpul.
Acara ramah tamah hanya berlangsung kurang dari 2jam, setelah itukami harus kembali pulang. Ohhh…My….God.!! belum lagi hilang mabok perjalanan berangkat, kami harus menghadapi 7jam perjalanan pulang lagi.
Tapi, walau bagaimanapun, semua ada maknanya, yaitu menjalin silahturahmi dengan sodara, itulah yang harus di INGAT!!
Pukul 2tengah malam akhirnya aku bisa merasakan keempukan tempat tidur dirumah lagi…oohhhhhh senangnya!!
26 December 2008
Acara hari ini adalah pijat dan tidur. Sayangnya, aku kurang beruntung, karena untuk pijat pun harus ngantri..!! Pipit, adikku yang dapat kesempatan pertama dan aku baru bisa merasakan pijatan-pijatan itu dua hari setelahnya….pegeeeeeLLL!!!
27, 28, 29 December 2008
Tidur, makan, tidur, makan.
Adis, tiba-tiba membawa berita kalau kantor menerapkan sistem buka tutup, ehh, maksudnya menerapkan sistem kerja setengah hari, jadi hanya diperlukan 2 orang buat stand by dikantor. Otomatis cuti ku pun diperpanjang sampai tanggal 4jan.
31December 2008
Untuk pertamakalinya aku membaca sebuah catatan harian Papa yang diberikan mama. Ketika membacanya, aku seperti bisa melihat sosok laki-laki yang tak sempat kukenal lebih jauh itu. Beliau adalah seorang yang sangat menyayangi dan memperhatikan keluarga, telaten, terorganisir dan pekerja keras. Setiap detail dalam kesehariannya dicatat dengan sangat rapih. Aku tak bisa mengungkapkan perasaanku saat itu, hanya rasa haru menyelimutiku saat membacanya. Dan aku beruntung bisa mengenal beliau lebih dalam lagi. Semoga Allah SWT memberikan tempat yang layak disisi NYa dan ditempatkan di sorga Nya…Love you Papa!
Happy new year!!!
Senin, 15 Desember 2008
Curug Seribu...Bogor
Beda dengan curug cigamea, untuk sampai di curug seribu ini, kita musti menapaki jalan berliku, curam dan licin, sampai akhirnya tiba didasar jurang. Berangkat sih masih bisa nyanyi-nyanyi tapi liat waktu pulang.......nanjak abess!!

Me and Nova ( dua dari duwa cewek yang ikut )
The bikers ( Thimo, Aloy, Ryan )
Inget anak2 belitong??.....Nah ini bukan mereka..truss maksudnya???

Hmm....ada yang asik-asik poto buat pre wed
Ryan..!! jangan ganggu!!
Ayo Nova....kamu bisa!!

.jpg)
Abis capek hiking, shoping (loh?), sebelum pulang, ga afdol rasanya klo ga ada acara wisata kuliner di bogor....
Kamis, 11 Desember 2008
i'm on TRAVIC




Senin, 08 Desember 2008
Friendss.........
Beberapa waktu lalu, saat sebuah situs pertemanan begitu heboh, aku juga sempat terkena imbas fenomenanya. Iseng-iseng nyoba buat sekedar nambah temen baru, eh ternyata asik juga. Pinginnya sih punya banyak temen yang tersebar dibanyak tempat, jadi bisa sharing tempat-tempat indah yang siapa tahu suatu saat aku bisa punya kesempatan buat traveling kesana.
Dari beberapa teman yang meng-add-ku ( jumlahnya ga nyampe ratusan sih, bukan apa2, tapi karena aku cukup selektip dalam menambahkan kedalam list ku), salah satunya adalah Rama. Seorang cowok yang bekerja dan tinggal disalah satu kota indah di pulau Jawa, Malang. Setahu ku, kota yang dingin ini cukup dikenal dengan apel dan dekat dengan Bromo. Wiiihhh…..semangat donk buat kenal doi lebih jauh.
Dari profil yang kubaca, cowok berkacamata ini punya hobi foto, dan dari jepretan2 yang dipasang dii web nya lah aku tertarik buat add dia. Dari hanya membaca profil sang fotographer, sampai akhirnya kita biasa chat lewat Yahoo Messenger (YM). Baru akhir-akhir inilah bisa kenal lebih dekat lagi lewat sms. He’s a smart guy, typical pekerja keras, suka nge-banyol khas orang jawa, gak kaku, dan bisa diajak bicara serius. Mostly, we talk about life, kerjaan, bahkan hal-hal yang gak nyambung sekalipun. Hmmm…..watch out Girl!!! Kayanya very2 familiar typical.
Begitulah, meskipun we’ve never met each other b’fore, it’s nice bisa sekedar melepaskan kesumpekan dan rutinitas hari yang kadang itu-itu saja. sampai akhirnya suatu hari kami berdua bertemu. Awalnya adalah saat doi ditugaskan kantornya ke luar kota. He sms me, dia bilang dia sedang tugas di Bogor dan berharap inilah kesempatan buat kopi darat…Hallah!!
Tapi sayang, waktu dan jarak yang meskipun bisa ditempuh hanya dalam waktu 2 jam tapi sangat sempit, tidak memungkinkan kami bertemu. Lagipula, kebetulan pada weekend nya aku harus jemput nyokap. So i told him sorry dan kami hanya cerita2 tentang hari yg dilewati. Namun sepertinya Rama agak ga percaya dengan alasan2 ku. Padahal andai saja dia tugasnya di Jakarta, mungkin ada kesempatan buat ajak dia berkeliling. Dan pada akhirnya dia berfikir aku hanya banyak alasan. WADUH!!! Harga diri seoarang wanita berusia 29tahun serasa tercolek. Dengan jiwa besar, walaupun dengan keterbatasan waktu, akhirnya kami bertemu. Tepatnya aku yang menemuinya, karena ini merupakan pembuktian bahwa aku tak hanya omong doang…Huuh!!
Ternyata sosoknya tak berbeda dengan saat aku mengenalnya lewat dunia maya. Nice, easy going, and…hmm…not bad.
Ohh…c’mon!!Singkirkan prasangka-prasangka kalau aku akan tertarik dengan cowok ini !! bukan karena dia tak menarik, bahkan I can say that he’s my kind of guy. Tapi dalam hal ini aku ketemu dia hanya untuk satu alasan yaitu we’re gonno be a gud friend. Jika yang dimaksud adalah akan ada awal episode ke-2 dari Andi with same story and same ending, yakinlah ini tak akan mengarah kesana..PAsti (well…..buat sekarang..gubrak!!!). aku dan dia memang bisa ngobrol hal-hal gak penting..yang hanya aku, dia dan Tuhan yang tahu..apa sehh!!...malah kadang bisa juga ngambek gak jelas kalau salah satu nyuekin yang lain…haha..teman yang aneh bukan?
Contohnya aja sekarang, keliahatannya dia sedang nyuekin. Awalanya sih karena aku sempat nyuekin dia. Tuh kaan…??!@!&^%@
Aku hanya berharap semoga ini gak akan buruk. Wah, gimana kalau sekalian aja disini aku mau titip pesan buat Rama, yaitu:
“Baekan yuk Bi…!?!?!?!piss…love…and Gaul” hallah opo toh!!
Semangat!!
Selengkapnya...
indomie....oh indomie
Disuatu sabtu yang melelahkan dan mengharuskan harus masuk kantor, aku dan teman gaul ku, Adis, ngeloyor menembus hawa panas siang menuju satu tempat warung kopi yang terletak tak jauh dari kantor. Tak lama, satu porsi mie goreng + telur + sawi + irisan cabe rawit , sudah ada didepan mata...wieee yummy!!! Ditambah 3 bungkus kerupuk jengkol (gak tau apa memang tuh kerupuk terbuat dari jengkol ya??ga peduli yang penting enak). sedetik kemudian keringat mulai keluar, muka memerah, bibir menebal dan airmata keluar sedikit demi sedikit….(berlebihan banget ya efek kepedesannya !! hihihi ).
Engkong, begitulah biasanya kami, para karyawan Golden rama menyebut si empunya warung. Sosok laki-laki yang sudah berumur tapi masih terlihat sehat. Dari jari-jarinya yang mulai keriput itulah tercipta satu porsi mie rebus yang nikmat. Selain indomie, warung kecil seluas kira2 1 x 3 meter ini, juga menyajikan roti baker, bubur kacang ijo, kopi susu dan lain lain. Menurutku, tempatnya sih cukup bersih, begitupula dengan perkakas yang digunakan (maklum aku suka ‘geleh’ kalau harus makan ditempat yang kotor).
Jadi, buat kalian yang sempet lewat boleh mampir sebentar buat sekedar mencicipi indomie dari warung babe engkong. tapi jangan lupa bayar ya..!! jangan kaya contoh yg dibawah ini, dah kenyang males bayar!!
Rabu, 19 November 2008
My Words
Dalam sepi aku berfikir...
Aku ingin terbang seperti merpati putih itu
menjelajahi keindahan planet ini
Aku ingin mengelilingi dunia dengan sayapku
mengarungi tujuh samudra..
menari dipuncak himalaya..
menantang panasnya gurun sahara..
Bermain ditengah salju alaska..
Atau bertengger diatas ranting pohon sakura
Menyanyikan nada-nada kedamaian
menatap senyum anak-anak dunia
yang mengungkapkan keluguannya
Dengan bahasa yang berbeda
Selamat pagi Tuan Matahari !
Berikan sinarmu pada pemimpin dunia yang tersesat dalam gelap
Selamat siang paman Awan !
teduhkanlah hati-hati yang penuh cinta
Selamat sore Sang Hujan !
taburkanlah butir-butir beningmu diatas tanah-tanah gersang
Selamat malam Dewi Bulan !
Selimutilah para bocah yang tersenyum dalam lelapnya.
Selengkapnya...
