Rabu, 19 November 2008

My Words

Dalam sepi aku berfikir...
Aku ingin terbang seperti merpati putih itu
menjelajahi keindahan planet ini

Aku ingin mengelilingi dunia dengan sayapku
mengarungi tujuh samudra..
menari dipuncak himalaya..
menantang panasnya gurun sahara..
Bermain ditengah salju alaska..
Atau bertengger diatas ranting pohon sakura

Menyanyikan nada-nada kedamaian
menatap senyum anak-anak dunia
yang mengungkapkan keluguannya
Dengan bahasa yang berbeda

Selamat pagi Tuan Matahari !
Berikan sinarmu pada pemimpin dunia yang tersesat dalam gelap

Selamat siang paman Awan !
teduhkanlah hati-hati yang penuh cinta

Selamat sore Sang Hujan !
taburkanlah butir-butir beningmu diatas tanah-tanah gersang

Selamat malam Dewi Bulan !
Selimutilah para bocah yang tersenyum dalam lelapnya.
Selengkapnya...

Rabu, 22 Oktober 2008

My Words......

Kata itu…..
Aku kehilangannya saat dia didekatku
Bibirku enggan bergerak saat dia menatapku
Semua hanya berputar dikepalaku

Mungkin… Jika dia bisa melihat
Kata itu keluar lewat mata
Kata itu keluar lewat sentuhan
Kata itu keluar lewat kata lain yang tak dia mengerti

Bulan…
Kutak bisa berkata aku menyayanginya
Langit..
Kutak bisa berkata aku memerlukannya
Hujan…
Kutak bisa berkata aku tak pernah membencinya
Selengkapnya...

Kamis, 16 Oktober 2008

My Frriends...episode : Mr. Bean

Sebenernya si males ngomongin nih cowok, yang ada ntar ke ge-er an. Tapi…yah secara doi pernah buat aku uring-uringan bertaun-taun n jadi kecanduan ngerokok (huh..!), lagian mumpung orangnya masih di China (ada waktu buat kabur kan kalau doi murka hehe ) jadi kita kupas habis aja !

Ramadhan 2005 pertama kali aku mengenal cowok yang bekerja disalah satu radio nasional dijakarta ini. Kesan pertama yang bisa diliat sih he’s a nice person, ramah, dan mudah bergaul. Kesan kedua, langsung dapet julukan SKSDB (sok kenal sok deket Bo’) dari anak-anak kantor. Ketika dia masuk ke kantor , cahaya blitz berkilatan dari segala penjuru arah, dia melambaikan tangan, tersenyum, dan menyapa semua orang “ I love you all!”….LEBAY!!!!
Cowok yang kata anak-anak mirip Mr. Bean ini, dulu punya kebiasaan yang agak-agak annoying, tapi untungnya sekarang dah agak berkurang. Cowok Taurus yang smart, dewasa, humoris, dan doyan makan, anak bungsu yang manja.

Bagiku, Andi adalah teman cekikikan yang gokil saat nonton the simpson di bioskop, teman jejeritan yang ga tau malu saat karokean berdua, teman makan yang ga peduli buat nongkrong diwarteg, teman yang lebih banyak ngeledek daripada kasih saran waktu aku curhat, teman yang gak malu-maluin buat diajak kondangan….teman yang buat ku merasa nyaman.

Bisakah satu cewek dan satu cowok berteman tanpa mencampurkan perasaan sama sekali??
Bagaimana bila salah satu merasakan kenyamanan yang lebih?
Bagaimana bila salah satu melangkah lebih jauh?
That’s why I told him “ I miss him”
And he said “ I miss another woman”
GREAT!!

Its time to choose. Tapi toh aku lebih baik memilih : memberikan perhatian untuk semua keluhannya tentang sang pacar, meminjamkan jariku ketika memilih cincin buat kekasih tercinta, atau berpura-pura sakit biar bisa nganterin dia berobat. dan aku tak pernah mau mengharap lebih. Dengan itulah aku mempertahankan persahabatan itu. Walaupun 2 kali aku pernah sempat menjauh, namun saat berikutnya aku sadar lari bukanlah solusi yang tepat, karena justru akan memperparah keadaan.

Meskipun ikatan pertunangan tak bisa menghentikan kegilaan ku, pada akhirnya selembar undangan berwarna merah hati mampu membuatku berhenti. Karena kuyakin ada seseorang yang akan membuat dia bahagia dan itu sudah cukup. Dan Andi akan tetap menjadi seorang sahabat bagiku.

Selengkapnya...

Senin, 13 Oktober 2008

Mengejar Awan di Ujung Genteng....



Dinaungi langit Jakarta yang cerah dan udara malam yang cukup hangat, 8 motor melaju dengan kecepatan 60 km/jam. Starting dari taman suropati, aku dan team turing TRAVIC kali ini berangkat pukul 10.30 malam, menyusuri daerah kuningan-kampung tengah-bogor-sukabumi-cikidang-kiara dua-jampang kulon-surade dan akan berhenti pada tujuan kami yaitu Ujung genteng. Kalau saja Wawat, istri dari Bro Heri tidak membatalkan diri karena alasan kewanitaan, mungkin aku tidak akan pergi, secara first biker-ku, Ryan, tidak ikut dituring kali ini. jadi aku menjadi boncenger yang baik dan benar bagi Bro Heri (maap ya jadi merepotkan).

Pukul 12malam, pemberhentian pertama kami adalah disatu rumah makan dipinggir jalan daerah ciawi. Sambil menunggu Iam dan boncenger nya ,Chris, yang menyusul belakangan, teman-teman yg lain mengisi perut dengan menikmati hidangan yang ada. Setengah jam kemudian keduanya muncul dan tak lama kami melanjutkan perjalanan. Jaket army yang kukenakan cukup ampuh menepis angina malam dingin yang menerpa, ditambah lagi badan Heri yang sekaligus jadi tameng bagiku hehe..

Perjalanan cukup lancar awalnya sampai kami memasuki daerah cikidang. Medannya mulai sulit, banyak tikungan tajam, licin dan sangat gelap membuat ke 8 motor melaju dengan sangat hati-hati. Bro Giat sebagai PIC melaju paling depan, seharusnya aku dan Heri berada diposisi kedua setelah mereka, namun dijalanan yang mulai banyak tanjakan ini bebek shogun yg kutumpangi berjalan mulai pelan dan agak tertinggal. “ pelan-pelan aja Her” bisik ku pada Heri ketika di suatu tikungan biker ku ini agak oleng kekanan untuk menghindari mobil yang tiba-tiba datang dari arah depan. Semangat dan doa terus kukobarkan untuk biker satu ini. motor Giat, Thimo, Hari , Ivan dan Iam sudah melaju didepan, dibelakang ku bajaj Densur dan ai mengikuti. Tiba-tiba terdengar suara klakson beberapa kali, aku menengok dan si bangor sudah belok kebelakang. Instingku berkata pasti terjadi sesuatu. Motor kami langsung berbelok mengikuti dan memang benar, aku melihat motor Om Ery berada ditengah dan boncengernya, Farah, duduk lemas ditengah jalan. Ternyata Lumpur yang lumayan tebal dan licin membuat motor Eri terlempar. Tak ada luka serius, tapi tangan Farah sempat terkilir.


Kami menepi kesalah satu rumah dipinggir jalan. Aku mulai menelpon yang lain, tak lama Iam yang membonceng Chris muncul. Selang tak berapa lama Giat mengabarkan kalau motor Hari juga jatuh. Akhirnya kami berkumpul dan memutuskan untuk istirahat di depan rumah penduduk. Untungnya pemilik rumah keluar dan memberikan kami tempat diteras rumahnya juga menyuguhkan minuman hangat dan makanan ringan.







Pukul 5 subuh, kami melanjutkan perjalanan. Ketika matahari mulai bersinar baru kusadari ternyata pemandangan dikirikanan jalan sangat indah, mulai dari perkebunan teh, kelapa sawit, cengkeh, hutan jati, hutan pinus. Indaaaaaah banget!!!Tak henti-henti aku mengagumi kebesaran kuasa Tuhan itu. Akhirnya setelah 12jam perjalanan melewati jalan rusak, tanjakan, turunan kami tiba di daerah pesisir pantai ujung genteng. Udara laut mulai tercium. Dari pintu masuk menuju kawasan wisata jaraknya kurang lebih 2kilometer dengan pemandangan lambaian pohon-pohon kelapa. Tiba-tiba Bro Heri berteriak..” Liz liat didepan, gw lagi ngejer awan !”. Aku yang sudah berganti biker dengan Iam mencari-cari apa yg ditunjuknya. Tadinya sih sempet gak ngeh apa maksudnya, tapi Iam bilang yg dimaksud adalah fenomena seakan awan yang mengikut dan menaungi diatas kami.



Kawasan pantai ini memang sangat indah dengan hamparan pantai pasir bersih yang terbentang sangat panjang dan ombak yang besar. Terlihat para pemancing dipinggir pantai yg berkarang. Kami mendapatkan satu vila untuk menginap, terletak agak keujung. Disini pantainya lebih sepi dan berpasir halus. Ombak yang besar dan tak berkarangpun dimanfaatkan oleh para peselancar yang sebagian besar adalah orang asing. Pasir putih yang lembut menyebabkan dipantai inilah banyak terdapat penangkaran penyu hijau.


Pondok kami bernama ‘villa tanaga’ terbuat dari kayu-kayu kelapa dan setiap kamar hanya disekati oleh triplek. Beberapanya sudah ditempati dan sebagian besar orang asing. Cukup mahal sih harganya, tapi senilai lah dengan view yang bisa kami dapat. Sore hari, sambil duduk-dudku menunggu sunset, anak-anak TRAVIC dengan riang gembira tralala trilili bermain pasir. wah wah gak sadar sama umur ye.....hehehe.



Malam harinya, setelah makan malam yang disediakan oleh mpunya villa, dipandu oleh Pak Dodo kami memulai night adventure (dalam artian harfiah kalo musti bener-bener gelep!)..hallah. untuk pertama kalinya aku bisa melihat aktivitas penyu hijau yang sedang bertelur. Seru abbess!!!
Menunggu penyu-penyu datang kepantai dan menggali pasir. Menurut pak Dodo, pantai ini bernama pantai pangumbahan. Pangumbahan sendiri berarti tempat cucian karena konon dulu telur-telur penyu disini berwarna hijau tapi kini berubah menjadi putih. Wah..coba tetep hijau keren tuh..hihi!!

Seekor penyu seberat kurang lebih 80kilogram yang baru selesai bertelur sedang mengeruk pasir dengan dua kaki depannya untuk menutupi telur-telurnya. Satu induk penyu sendir bisa menghasilkan telur mencapai ratusan dan prosesnya bisa lebih dari 2jam-an. Untungnya kami datang disaat yang tepat, dimana banyak penyu yang sedang naik kepantai dan bertelur. Biasanya musim bertelur sih terjadi mulai dari bulan juni sampai desember.

Malam mulai larut, setelah asik bercengkrama dengan para penyu dan menikmati suasana malam dipantai, kami kembali ke villa, melanjutkan mengobrol terus baru istirahat.

Pagi yang tak begitu carah. Gerimis sisa semalam masih mengguyur. Tapi tak menghentikan kami untuk tetap jalan-jalan dipantai.



Wah benar-benar turing yang mengasikkan. Pukul 10pagi team TRAVI C bersiap-siap untuk kembali ke Jakarta.
Alhamdulillah aku tiba dirumah dengan selamat. Terima kasih buat team TRAVIC terutama para biker-biker kyu.
Selengkapnya...

Kamis, 25 September 2008

My Words........

Dulu aku sering melihat sebentuk bulan
Dengan kecantikannya yang tersembunyi
Indah….
Seperti nama yang diberikan padaku

Menatapnya dengan kekaguman yang luar biasa
Mencari tahu apa yang sedang dia pandangi
Membisikan harapan ~ dibalik dunia lain
Ada seseorang yang sedang mengaguminya
Sambil menggumamkan namaku…..
Selengkapnya...

Selasa, 23 September 2008

Lebaran sebentar lagih....


Puasa hari ke-24. Bener kata pak ustadz yang ceramah kemarin malam : “ sepuluh hari terakhir ALLAH akan menurunkan stamina kita. Jadi 10hari ini adalah ujian lebih bagi orang-orang yang beriman.”
Pantesan aje..badan tuh lemeeess banget, kerongkongan kering, dan panas nyaaa minta ampun. Gak hanya itu, intensitas buat beribadah pun mulai menurun. Tapi aku bersyukur sampai tadi malam masih bisa datang ke masjid buat sholat taraweh, meskipun Cuma sendirian (biasanya klo ga sama si mba ya ber-4 dengan teman kosan lain). Di masjid yang terletak didalam komplek paspampres (pasukan pengaman presiden) itu pun jamaahnya sudah mulai menurun, 6baris saf laki-laki (msh agak banyak karena para prajurit yang selesai apel malam langsung kemasjid ), sedangkan barisan wanitanya hanya tersisa 2baris pendek. Rasa kantuk juga sebelumnya sempat menghambatku untuk pergi, tapi 5menit sebelum jam 7 aku loncat dari tempat tidur dan langsung menepis godaan setan itu…SEMANGAT!!

Hari ini juga sama, kondisi ku mulai drop, walaupun sahur porsinya lebih banyak (porsi anak kos : nasi + tumis ayam yang disuwir2 + tumis kangkung + otak-otak goreng + abon sapi + segelas teh hangat ). Life music diperut lebih sering terdengar, badan terasa lemes, suhu badan meninggi, dan selain memang dari semalem kepala ku sakit. Biasanya sih paramex jadi jalan keluar, obat satu ini memang selalu kucari kalau rasa pusing mulai menyerang. Tapi tadi malam aku coba untuk gak mengkonsumsi obat yang lumayan keras itu, berusaha buat ngurangin, dan akhirnya aku coba untuk tidur,,, alhasil rasa pusing nya sampai hari ini masih terasa.

Tidak tahu apakah ada pengaruhnya rasa pusing yang beberapa tahun terakhir ini selalu menyerang, tapi kurasa itu bermula semenjak kejadian 4tahun yang lalu ketika aku jatuh dari motor. Tidak terlalu parah sebenernya, hanya saja kepala belakangku sempat terbentur 2kali keaspal jalanan. Waktu itu sih Cuma benjol dan tak keluar darah, aku sempet kedokter dan hanya diberi obat. Dan sembuh. Mungkin gak ya itu juga berpengaruh?? Atau memang karena aku menderita darah rendah?? Waduh…Cuma Tuhan dan dokter yang tau. Tapi serem juga sih mikirin penyakit-penyakit menyeramkan yang ada sekarang.

Six days to go..hmmmm..dah kebayang makan ketupat, opor ayam, sambal goreng ati bikinan nyokap. Tanggal2 segini sih aura liburan dah mulai terasa. Walaupun tiket pesawat ( menggantikan tiket damri yang penuh) tertulis tanggal 30sep, tapi aku sudah mulai ‘packing’..hihihi. sedih juga sih karena ga bisa ngerasain taraweh dilampung, tapi yah….berhubung untuk cuti tgl 29 tidak di approved, terpaksa pulang satu hari sebelum lebaran. Padahal kan kerjaan juga dah ga banyak.

Persiapan lebaran. Gak terlalu banyak yang disiapin, Alhamdulillah, sepasang baju sudah ada hasil dari ngubek-ngubek ITC kuningan minggu kemarin… hehehe. Plus satu mukena bermotip bunga hijau (beli dr adis)..kayana sih itu ajah, yaa klo ada yang mau nambahin lagih ga nolak kok..hihihi ngarep!!!..Tapi satu yang pasti adalah pingin buru-buru pulaaaaaaang!!!!

Semoga Alloh memberikan panjang umur dan kesehatan sampai akhirnya kita bisa mendapatkan hari kemenangan itu. Amin.
Selengkapnya...

Selasa, 16 September 2008

OneDay b'fore the Day.....



Saturday, September 13, 2008 21.45

2hours to my 29age. Gak ada yang bisa terucap selain syukur Alhamdulillah pada Alloh SWT, atas semua nikmat yang telah kudapat, udara yang masih bisa kuhirup dan nafas yang masih bisa kuhela. Aku masih bisa menggunakan semua inderaku dengan baik dan insyaAlloh digunakan untuk hal-hal yang baik pula.

Diusia yang orang bilang adalah fase dari kedewasaan, begitu banyak yang telah kulalui. Senang, sedih, penghargaan, penolakan, pencapaian, kegagalan, amarah, tangisan, dan segala macam perasaan yang mungkin aku sendiri tak bisa mencernanya. Aku sendiri tak tahu apakah sikapku saat ini sesuai dengan dua angka itu.

Disinilah aku sekarang. Sedang berjalan dijalan setapak dengan latar yang berbeda-beda. Kadang aku berada di satu jalan halus yang begitu terang, dikelilingi orang-orang yang setiap kali melihat mereka, senyumku langsung terkembang. Keluarga, sahabat, bahkan orang lain yang saat aku keluar dari rumah, mereka memberikan senyum tulus padaku. Hahhhhh….nyamannya bersama mereka.

Kadang, jalan itu agak kasar dan bercabang, berlatar abu-abu. Untuk kedepan, aku perlu memutar otak, menggunakan akal sehat, dan hati. Aku hanya manusia biasa, yang bisa salah.

Kadang, jalan itu berbatu, gelap, dan dingin. Saat inilah aku hanya ingin sendiri. Bukannya tak peduli dengan orang disekitar ku, tapi hanya ingin sedikit waktu untuk “ngobrol’ dengan hati ku sendiri. Airmata akan membasuh wajahku - Berulang-ulang. Sampai akhirnya aku terjaga dan kembali hidup.

Kadang, jalan itu begitu licin ! aku bisa lari dari satu tempat ketempat lain, dari suatu waktu kewaktu lain dengan cepat, bahkan tanpa kusadari. Hmm…aku pernah berada disatu tempat dan waktu yang mungkin tak tepat walaupun sempat terasa menyenangkan!!! Namun orang-orang disana menolakku. Dan yeah…aku kembali kejalan dimana seharusnya aku melangkah.

Bisa mengucapkan syukur dan terima kasih, adalah sedikit waktu yang sangat berarti. So, in this time, aku ingin memberikan semua itu, terutama untuk :

- Alloh SWT, Syukur alhamdulillah
- Mamah, untuk cinta, waktu, semangat, pengorbanan, senyuman, masakan yang enak, dan semuaaaaaaaaa ketulusan
- All of my family,
- Friends, busyet!!banyak banget klo musti disebutin satu-satu. Thank you, thank you n much thanks. Aku tak tahu apa jadinya tanpa kalian. Meskipun kadang-kadang beberapa sering aku cuekin, tapi actually I love u guys..inilah gue…
- My Nick, I’ll always love you…
- Walkman ku, yang meskipun sudah jadul, tapi selalu setia menghibur.
- Mba kosan, yang selalu merubah kamar berantakan menjadi sangat rapih…sstttt..mba’ mba’ tolong bilang ke pak Budi donk, klo bisa uang kos jangan dinaikin lagi…hiks hiks hiks
Dan seterusnya……………..
Semoga selalu ada kebaikan yang bias kuberikan untuk orang-orang disekitar ku.

Semangat…!!!
Selengkapnya...